Penggunaan Layanan Sistem Informasi ( Sistem Informasi Manajemen) di Perusahaan
Seiring berkembangnya peradaban dan terobosan teknologi yang
semakin memudahkan manusia untuk mendapatkan suatu informasi, tak bisa
dipungkiri jika setiap organisasi pada era global ini juga memanfaatkan
teknologi yang ada untuk memudahkan dalam mengumpulkan data yang akurat (tepat)
dan aktual (sesuai keadaan saat ini). Informasi sangatlah penting dalam
menyusun strategi demi pencapaian tujuan sebuah organisasi, baik dalam
perencanaan maupun pengawasannya. Sebuah keputusan manajemen sering didasarkan
dari hasil pengolahan berbagai informasi yang dirangkum menjadi data terkumpul
dari sumber daya manusia yang ada di dalam suatu organisasi tersebut. Tidak
hanya itu, informasi juga sangat penting perannya untuk sumber daya manusia
dalam operasional kerjanya. Oleh karena itu, di era globalisasi ini pengolahan
dan penyajian informasi yang akurat terkait data yang bisa meningkatkan
produktivitas kinerja suatu organisasi, menjadi tolak ukur terhadap kemajuan
bangsa, khususnya dalam instansi pemerintahan dan pelayanan publik.
Salah satu kebijakan yang
dilakukan dalam meningkatkan efisiensi dan keefektifan kerja dalam organisasi
ialah dengan menerapkan sebuah Sistem Informasi Manajemen (SIM). SIM sebagai
pengolahan informasi secara umum dapat dikatakan juga sebagai rangkaian yang
mencakup proses perencanaan, pengawasan, pengarahan dan diolah sedemikian rupa
sehingga memiliki nilai dan arti bagi organisasi. Dengan penerapan Sistem
Informasi Manajemen tersebut maka diharapkan terciptanya sumber daya manusia
dengan kinerja yang efektif, efisien dan terawasi dengan baik.
Sistem Informasi
Manajemen adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu
bisnis yang meliputi pemanfaatan SDM, dokumen, teknologi dan prosedur oleh
akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk,
layanan atau suatu strategis bisnis. Sistem Informasi Manajemen dibedakan
dengan sistem informasi biasa karena Sistem Informasi Manajemen digunakan untuk
menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi.
Untuk Fungsi, Peran, Tujuan, Tingkatan dan Komponen bisa dilihat pada gambar di bawah :
Pada kali ini saya ingin membahas mengenai Penggunaan Sistem Informasi Manajemen pada Perusahaan PT. Pos Indonesia.
PT. POS Indonesia pada awalnya bergerak dibidang pengiriman surat yang sangat diperlukan bagi masyarakat Indonesia pada saat itu yang ingin berkomunikasi tanpa terhalang jarak yang berjauhan walaupun memerlukan waktu yang lama dalam pengirimannya. Namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi diera globalisasi ini, misalnya dengan hadirnya handphone maka masyarakat Indonesia mulai meninggalkan tradisi saling mengirim surat. Sehingga PT.POS mulai melebarkan sayapnya di bidang pengiriman barang. Tapi belakangan ini, banyak sekali perusahaan yang bergerak di bidang pengiriman barang, sehingga PT.POS mulai tersaingi.
Untuk melawan perusahaan lain yang bergerak dibidang yang sama maka PT.POS harus lebih meningkatkan kualitas pelayanan mereka.
PT.POS juga sudah menerapkan Sistem Informasi Manajemen pada perusahaan, dapat dilihat dari penggunaan Komputer pada kantor mereka yang memudahkan mereka untuk mengumpulkan data, mengelola data, memasukkan data, mencetak laporan dan sebagainya.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen di PT.POS :
Penggunaan Aplikasi Enterprise resource Planning (ERP)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem ERP ini pada operasi, jasa, dan distribusi, dengan mempertimbangkan pengoperasian perusahaan pada proses internal melalui manajemen sumber daya manusia perusahaan, akuntansi, keuangan, logistik dan distribusi secara tepat waktu.
ERP dibutuhkan perusahaan untuk bisa mendapatkan efisiensim kecepatan, dan responsivitas yang dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan di lingkungan bisnis yang dinamis saat ini.
Beberapa contoh aplikasi ERP pada PT.Pos Indonesia adalah untuk mengelola :
>> IT (Informastion Technology)
Teknologi Informasi sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan di karena adanya pengintegrasian berbagai proses dan entitas bisnis. Esensi dari pengintegrasian tersebut adalah melakukan share terhadap informasi yang dimiliki dan dihasilkan oleh berbagai pihak. Sebagai contoh adalah pengembangan jaringan sebagai alat penunjang kinerja dari produk-produk EBusiness. Hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan IT adalah Scaleable Solution & Open System, ini diperlukan agar sistem setiap saat dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Dalam hal keterkaitan dengan proses bisnis, maka ketepatan IT yang digunakan akan mendorong/ menentukan proses bisnis yang excellent.
>> Business Process / Proses Bisnis
Proses bisnis merupakan nilai pembeda (distinction) yang menciptakan keunggulan bersaing. Proses bisnis dalam E-Business sangat kental diwarnai oleh IT untuk menghasilkan mutu layanan yang akurat dan excellent. Sebuah proses bisnis yang baik, tentunya selain didukung dengan IT juga harus didukung oleh SDM yang berkompeten dan equipment yang sesuai dengan proses bisnis yang bertalian. Peran SDM tidak saja ditentukan oleh kemampuan teknis semata melainkan juga perilaku yang mencerminkan kerja keras, mandiri, jujur dan teamwork oriented.
>> Performance Standard / Standar Kinerja
Untuk dapat masuk dan bertahan dalam suatu bisnis minimal harus memiliki standar output yang sama dengan standar yang berlaku umum di industri. Beberapa performance standard yang berlaku umum tidak terlepas dari faktor-faktor accuracy, speed, efficiency, dan flexibility.
>> Targeitng
Arahan penggunaan pasar diarahkan berasarkan STP:
Segmentasi
Pembagian segmentasi dilakukan berdasarkan lingkup bisnis serta sumber daya yang ada di lingkup bisnis PT. Pos Indonesia:
- Lingkup Nasional
- Lingkup UPT
- Lingkup Wilpos
Targeting pembagian bisnis mengarah
pada lingkup arahan target yang potensial, yaitu sebagai berikut:
Target para pelaku Bisnis
Target para pelaku Bisnis
Bagi para pelaku bisnis mengarah
pada private sector yaitu sektor swasta dan bisnis yang berorientasi pada
profit.
Target Government
Untuk target lingkup pemerintah target mengarah pada lembaga pemerintahan, serta mengarah pada instansi pemerintahan. Untuk yang lain target juga terfokus pada perusahaan Nirlaba.
Individu
Target Government
Untuk target lingkup pemerintah target mengarah pada lembaga pemerintahan, serta mengarah pada instansi pemerintahan. Untuk yang lain target juga terfokus pada perusahaan Nirlaba.
Individu
Arahan tertarget pada perseorangan
seperti constumer individu serta para pengguna teknologi informasi seperti ICT
(Information, Communication, Technology).
Penggunaan Aplikasi Customer Relationship Management (CRM)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem CRM secara cukup intensif. Antara lain pemanfaatannya adalah untuk mengelola program-program dibawah ini:
Penggunaan Aplikasi Customer Relationship Management (CRM)
PT. Pos Indonesia (Persero) memanfaatkan sistem CRM secara cukup intensif. Antara lain pemanfaatannya adalah untuk mengelola program-program dibawah ini:
1.
Program
e-fila.com. Khususnya dalam forum filateli. Selain menguntungkan pelanggan,
program ini juga menguntungkan PT. Pos Indonesia (Persero), karena dengan
demikian dapat mengetahui perilaku pelanggan, melakukan perbaikan berdasarkan
masukan dari pelanggan, merespon permintaan atau keluhan pelanggan dengan cepat
dan terarah.
2.
Program
Kontak Kami, yakni bagi pelanggan yang ingin menyampaikan komentar, kritik,
saran, pertanyaan atau pengaduan kiriman, kepada pihak perusahaan.
3.
Program
Jejak Pendapat sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan PT. Pos Indonesia
tentang kiriman maupun informasi Jasa pos Indonesia, yakni melalui Email,
Facebook dan Twitter, yang dapat diakses secara langsung dari website PT Pos
Indonesia.
Penggunaan Aplikasi Supply Chain Management (SCM)
PT. Pos saat ini memiliki outlet
belanja produk-produk lengkap khas Indonesia secara online yang bernama Plaza
Pos yang dapat diakses melalui alamat website www.plazapos.com. Serta memiliki
program e-fila.com yang menjual produk perangko Indonesia.
PT. Pos Indonesia memanfaatkan
sistem SCM untuk mengelola akun-akun pemasoknya. Pemasok-pemasok utama yang
telah diisyaratkan mempunyai pengetahuan memadai mengenai sistem informasi dan
internet working, serta mempunyai akses jaringan yang baik, dapat memantau data
dan kegiatan pasokan mereka secara online dan realtime. Sedangkan pemasok
konvensional yang masih menggunakan telepon atau cash and carry dikelola
datanya oleh karyawan mitra utama, dimana transaksi dilakukan.
PT. Pos Indonesia melakukan
sosialisasi mengenai program SCM ini kepada para pemasok, dan menjelaskan
berbagai nilai tambah (added value) antara lain membantu para pemasok mengatur
transaksi, adanya prediksi kebutuhan PT. Pos Indonesia yang lebih akurat, dan
diperluasnya jaringan kerja dari para pemasok.
Penggunaan Aplikasi Integrasi Perusahaan/ Enterprise Application
Integration (EAI)
Aplikasi EAI pada PT. Pos Indonesia
salah satunya adalah pada layanan PlazaPos yakni pelanggan diminta untuk
mengisi Member Area, lalu melakukan submit. Dengan demikian, perusahaan
mengetahui informasi pelanggan yang mengunjungi Plaza Pos.
Contoh lain adalah
dalam sistem pembelian pelanggan pada program PlazaPos, yang akan membuat
permintaan elektronik, setelah permintaan tersebut disetujui secara online oleh
pelanggan, pesanan pembelian yang dibuat oleh komputer akan melintas di
internet kembali ke perusahaan PT Pos Indonesia.
Penggunaan Aplikasi
Sistem Pemprosesan Transaksi/ Transaction Processing Systems (TPS)
Sistem Pemprosesan Transaksi di PT.
Pos Indonesia mendukung program Plaza Pos, contohnya dalam akses pembayaran
secara online, yakni aktivitas pemrosesan transaksi dibutuhkan untuk menangkap
dan memproses data pelanggan, hingga transaksi pembayaran belanjanya melalui
jaringan internet.
Penggunaan Aplikasi
Sistem kerjasama Perusahaan/ Enterprise Collaboration System (ECS)
Sistem kerjasama perusahaan pada PT.
Pos Indonesia contohnya dalam hubungan Kemitraan. Kemitraan merupakan kebutuhan
yang mendasar dalam aktivitas Probis E-Business, karena hampir tidak mungkin
aktivitas bisnis dapat dijalankan tanpa kemitraan. Sebagai contoh dalam
aktivitas Limited Communication Technology Services (eCom) dimana dalam
pelaksanaan diperlukan adanya beberapa kerjasama terhadap perusahaan yang
menggunakan jaringan PTSN, CDMA, GSM maka mutlak diperlukan kemitraan dengan
pihak perusahaan itu.
Jurnal Pendukung :
file:///C:/Users/malvin/Downloads/22555-45982-1-SM%20(1).pdf
https://www.researchgate.net/publication/335684195_TUGAS_SISTEM_INFORMASI_MANAJEMEN_IMPLEMENTASI_SISTEM_INFORMASI_MANAJEMEN_PADA_PT_POS_INDONESIA
https://www.yuksinau.id/sistem-informasi-manajemen/
https://www.researchgate.net/publication/335684195_TUGAS_SISTEM_INFORMASI_MANAJEMEN_IMPLEMENTASI_SISTEM_INFORMASI_MANAJEMEN_PADA_PT_POS_INDONESIA
https://www.slideshare.net/Theresiamgdl/karya-ilimiah-implementasi-sistem-informasi-manajemen-pada-perusahaan
Komentar
Posting Komentar